Minggu, 28 Agustus 2011

Makna Ramadhan Dan Idul Fitri

Jika kita melihat perjalanan hidup Nabi Muhammad sebagai sebuah kitab al Quran yang hidup, kita melihat bahwa apa yang dilakukan beliau itu seperti gambaran yang terdapat di dalam al Quran, yaitu segala sesuatunya penuh dengan perumpamaan. Perumpamaan ini jika kita mau dan tahu cara untuk dibimbing Allah, maka ternyata perjalanan hidup Nabi Muhammad tersebut mengandung makna yang mendalam sebagai pelajaran di balik simbol-simbol peristiwa yang merupakan perumpamaan.
Ketika Nabi Muhammad memerintahkan kita melakukan puasa di bulan Ramadhan, secara syariat kita tentu mengartikan bahwa kita wajib berpuasa di suatu bulan dalam kalender Hiriyah yang bernama bulan Ramadhan selama sebulan penuh sebagai sesuatu kewajiban. Namun ternyata, makna dari puasa atau shaum lebih dalam dari hanya sekedar berpuasa fisik sebagaimana telah dibahas sebelumnya. Makna dari Ramadhan ternyata lebih dalam dari hanya sekedar suatu bulan dalam kalender Hijriyah.
Ramadhan di dalam arti bahasa berarti membakar dan dimaksudkan sebagai membakar dosa. Menjadi pertanyaan, apa dosa spesifik yang dapat terbakar di bulan Ramadhan? Bagaimana cara membakar dosa di bulan Ramadhan?
Dosa yang dibakar di bulan Ramadhan adalah dosa kemusyrikan manusia, terutama kemusyrikan dalam hal kepemilikan dan kemusyrikan dalam hal aturan. Perkenankanlah saya membahas sedikit mengenai kedua jenis dosa ini, namun untuk lebih jelasnya, harap diperhatikan kembali bahasan tentang “Meraih Cahaya Allah” di pembahasan sebelumnya dalam mailing list ini.
Pertama, Ramadhan adalah proses membakar dosa musyrik kepemilikan dimana manusia merasa bahwa segala yang Allah telah berikan (sebenarnya bukan diberikan, lebih tepatnya dititipkan) kepadanya adalah miliknya sendiri, padahal itu sebenarnya milik Allah yang dititipkan kepadanya. Merasa memiliki ini adalah ciri-ciri dosa musyrik kepemilikan, sebagaimana disebutkan dalam Surat 18:32-42, Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang. Kedua buah kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikitpun, dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu, dan dia mempunyai kekayaan besar, maka ia berkata kepada kawannya (yang mukmin) ketika bercakap-cakap dengan dia: “Hartaku lebih banyak dari pada hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat” Dan dia memasuki kebunnya sedang dia zalim terhadap dirinya sendiri; ia berkata: “Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku kembalikan kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik dari pada kebun-kebun itu.” Kawannya (yang mukmin) berkata kepadanya - sedang dia bercakap-cakap dengannya: “Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? Tetapi aku (percaya bahwa): Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku. Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu “maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan, maka mudah-mudahan Tuhanku, akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik dari pada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan (petir) dari langit kepada kebunmu; hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi.” Dan harta kekayaannya dibinasakan; lalu ia membulak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang ia telah belanjakan untuk itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata: “Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku.”
Merasa memiliki sesuatu yang dititipkan Allah merupakan ciri-ciri sifat mempersekutukan Allah dalam hal kepemilikan karena Allah telah meng-klaim bahwa alam semesta dan isinya merupakan milik-Nya dan tidak boleh ada dua pemilik, sebagaimana disebutkan dalam Surat 42:53, (Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.
Oleh karena itu dalam bulan Ramadhan ini kita diajarkan untuk membakar dosa musyrik kepemilikan dengan pembuktian bahwa semua ini bukan milik saya tetapi milik Allah yang dititipkan kepada saya. Pembuktian itu namanya shodaqoh yang berasal dari kata shiddiq yang berarti benar atau membenarkan.
Pembuktian bahwa kita melakukan proses Ramadhan atau pembakaran dosa musyrik kepemilikan bukanlah kepada Allah dan bukanlah lewat alat yang disebut puasa fisik, namun dengan pemberian kepada orang miskin pada bulan Ramadhan, sebagaimana disebutkan dalam Surat 9:60, Sesungguhnya sedekah-sedekah itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus sedekah, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Jika kita selalu bersedekah dengan disertai kepahaman bahwa ini adalah suatu proses pembuktian atau pembenaran bahwa semua ini bukan milik saya tetapi merupakan titipan Allah dimana di dalamnya ada hak orang miskin, sebagaimana disebutkan dalam Surat 51:19, Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian dan Surat 70:24, dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta), maka pada saat itulah kita berproses Ramadhan atau membakar dosa kemusyrikan dalam hal kepemilikan.
Kedua, Ramadhan adalah proses membakar dosa musyrik aturan dimana selama ini kita hidup diatur oleh bukan hukum Allah di dalam al Kitab (al Quran), maka dalam proses Ramadhan ini kita diajak untuk Idul Fitri yaitu kembali kepada fitrah aturan Allah, sebagaimana disebutkan dalam Surat 30:30-32, Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya dengan tidak bermaksud menyalahkan atau menggurui, selama ini konsep umat Islam sedunia tentang Idul Fitri boleh dibilang salah kaprah. Idul Fitri selama ini diartikan sebagai kembali ke fitrah tanpa dosa bagaikan bayi yang baru lahir karena selama sebulan telah menunaikan ibadah puasa. Menjadi pertanyaan bagi saya, apakah ada manusia yang bebas dari dosa? Apakah bolah kita mengaku sebagai manusia yang fitrah seperti bayi baru lahir? Kalau kita merasa sebagai bayi, berarti tidak perlu taubat lagi?
Di dalam al Quran, Allah telah melarang kita untuk merasa suci atau memahami konsep Idul Fitri secara salah kaprah seperti ini. Kita tidak diperbolehkan merasa diri kita suci, sebagaimana disebutkan dalam Surat 53:32, (Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunanNya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.
Lebih lanjut, kembali kepada suci di dalam al Quran disebut sebagai zakat dan bukan fitri atau fitrah. Jadi secara bahasaquran, Idul Fitri tidak dimaknai sebagai kembali kepada suci tetapi kembali kepada fitrah. Fitrah itu sebenarnya tidak berarti suci tetapi berarti aturan.
Menurut konsep yang benar, meskipun mungkin akan berpotensi berlainan dengan kebanyakan konsep umat Islam di muka bumi ini, Idul Fitri itu selayaknya diartikan sebagai kembali kepada fitrah aturan Allah yang murni yaitu al Quran, aturan yang lurus, aturan yang tidak berubah dari sejak dahulu (ad-Dinul Qoyyimah), tidak menambah-nambah, tidak mengurangi, lurus dan kaffah. Itulah makna Idul Fitri yang sesungguhnya meskipun telah disebutkan dalam Surat Ar Ruum diatas, kebanyakan manusia tidak memahami makna Idul Fitri yang sesungguhnya.
Kebanyakan manusia memahami makna Idul Fitri sebagai kembali suci seperti bayi sehingga kita semua merasa bersih dari dosa pada saat Hari Raya Idul Fitri padahal merasa suci semacam ini dilarang oleh Allah dan konsepsi ini telah membuat kita setiap tahun melewati Idul Fitri namun semakin jauh dari fitrah Allah yaitu al Quran.
Manusia yang memaknai Idul Fitri sebagai kembali ke aturan Allah yang murni adalah manusia yang melewati proses Ramadhan dengan sebenarnya karena dia akan mengendalikan hawa nafsunya dengan aturan Allah dalam al Quran sehingga dia memiliki nafsul muthmainah atau nafsu yang terkendali. Inilah makna puasa yang sebenarnya. Inilah makna Ramadhan yaitu membakar dosa kemusyrikan secara aturan.
Manusia yang memahami makna Ramadhan yaitu membakar dosa kemusyrikan, maka dia akan menyadari bahwa setiap hari dalam hidupnya sebenarnya adalah proses Ramadhan tanpa henti yang tidak dihentikan oleh hari lebaran, namun dihentikan oleh dipertemukannya ajal.
Manusia yang berproses Ramadhan dengan mengikis dosa kemusyrikan secara kepemilikan dengan selalu bersedekah dan dosa kemusyrikan secara aturan dengan ber-Idul Fitri atau kembali ke al Quran, maka dialah yang mendapatkan karunia atau fadlul Allah dalam bentuk petunjuk dan ampunan yang diawali dengan proses Lailatul Qadar atau Nuzulul Quran.
Insya Allah kita akan membahas lanjutan topik Lailatul Qadar dan Nuzulul Quran dalam bahasan selanjutnya.

Jumat, 15 Juli 2011

Keistimewaan - Keistimewaan Manusia

1. Makhluk paling mulia dan utama
Di antara makhluk ciptaan Allah SWT, manusia mendapat kedudukan tinggi. Ia merupakan makhluk yang paling mulia dan utama karena memilki unsur dan daya materi, yang memiliki jiwa dengan ciri-ciri berfikir, berakal.
“Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan Kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna” (Q.S:17:70)
2. Makhluk yang paling disuka
“Allah-lah yang menundukkan laut untukmu agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya dengan perintah-Nya, dan agar kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur “ (Q.S:45;12)
3. Makhluk yang paling cerdas
Manusia memiliki jiwa yang bersifat rohaniah, gaib, tidak dapat ditangkap dengan panca indera yang berbeda dengan makhluk lain, karena pada manusia terdapat daya berfikir, akal, nafsu, kalbu, yang kadang-kadang disebut dengan jiwa, ruh, soul mind , dan sebagainya.
“Dan diajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya, kemudian Dia perlihatkan kepada para malaikat, seraya berfirman, “Sebutkan kepada-Ku nama semua (benda) ini, jika kamu yang benar!” (Q.S 2: 31)
“Mereka menjawab, “ Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana” (Q.S 2: 32)
Berkaitan dengan keutamaan manusia sebagai makhluk yang paling cerdas, dikarenakan Allah SWT mengkaruniakan kita akal/otak. Otak adalah organ intro untuk berpikir, belajar dan berinteraksi dengan dunia melalui persepsi dan tindakan.
Baru- baru ini para ilmuwan telah mampu mempelajari bagaimana otak membentuk jaringan saraf. Dimulai pada rahim dan seluruh kehidupan ini jaringan yang luas terus berkembang, beradaptasi, dan belajar, bahkan di usia tua, masih tumbuh neuron baru, meskipun dalam jumlah kecil. Stimulasi mental meningkatkan fungsi otak dan benar-benar melindungi terhadap penurunan kognitif, seperti halnya latihan fisik. Penurunan mental yang berat biasanya disebabkan oleh penyakit, sedangkan sebagian besar berkaitan dengan usia kerugian dalam memori atau keterampilan motorik semata-mata disebabkan aktivitas dan kurangnya latihan dan stimulasi mental. Dengan kata lain, gunakan atau hilang.
4. Makhluk yang paling baik
Selain sebagai makhluk yang paling sempurna manusia juga dijadikan Allah SWT sebgai makhluk yang memiliki keluhuran dan kemuliaan, lebih baik dari malaikat, lebih sempurna (kejadian fisiknya maupun rohaniahnya).
“Sungguh Kami telah mencipakan manusia, dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (Q.S:95;4)
5. Khalifah
Setiap manusia menurut pandangan Islam adalah pemimpin, sesuai dengan tingkatannya masing-masing. Setiap pemimpin bertanggungjawab terhadap apa yang dipimpinnya, baik lahir maupun batin, di dunia maupun di akhirat.
Mengapa manusia ditunjuk sebagai khalifah di muka bumi? sebab manusia memiliki akal dan kalbu. Sebagai makhluk yang paling sempurna, manusia akan dimintai pertanggunjawaban terhadap amanah yang diberikan padanya untuk mengelola alam semesta bagi kesejahteraan semua makhluk.
“Dan Dia-lah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia mengangkat (derajat) sebagian kamu di atas yang lain, untuk mengujimu atas (karunia) yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat memberi hukuman dan sungguh Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang” (Q.S: 6;165).

Kamis, 07 Juli 2011

Arti Dari Sebuah Kesabaran

Rasulullah bersabda :”Barangsiapa yang mencintai karena Allah SWT, membenci karena Allah SWT, memberi karena Allah SWT dan melarang karena Allah SWT maka ia telah mencapai kesempurnaan Iman”.
Allah SWT menganugerahi manusia berbagai nafsu; ada nafsu makan dan minum, nafsu syahwat, nafsu mencapai keberhasilan, nafsu mencari tahu dan mencari ilmu, dan nafsu-nafsu lain. Nafsu atau juga kemauan dan kebutuhan ini dapat bersifat kebaikan namun sebaliknya juga bisa bersifat keburukan. Kebutuhan ini bila karena suatu hal tidak terpenuhi atau terhambat akan mengakibatkan timbulnya suatu reaksi emosi alamiah yang bersifat negatif. Emosi negatif ini bermacam- macam, ada emosi marah, kecewa, takut, ragu, benci dan juga cemas. Namun emosi negatif ini sesungguhnya diperlukan agar seseorang terdorong untuk melawan dan berjuang mengatasi hambatan yang merintangi terpenuhinya kebutuhan / keinginan tersebut. Tingkat emosi negatif seseorang dapat diukur berdasarkan tingkat kebutuhan yang terhambat dan tujuannya dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Jika emosi negatif itu terjadi pada saat adanya hambatan yang menghalangi tercapainya suatu tujuan utama kehidupan maka reaksi tersebut adalah reaksi yang mulia bahkan merupakan suatu keharusan.
Pada suatu pertempuran, Ali bin Abi Thalib, sepupu Rasulullah SAW menjatuhkan lawannya. Kemudian ia meletakkan kakinya di atas dada lawannya lalu menempelkan pedangnya ke leher lawan tersebut. Tetapi ia tidak segera membunuh orang itu.
Mengapa kamu tidak membunuh aku?” Orang itu berteriak dengan marah.
Aku adalah musuhmu. Mengapa kamu hanya berdiri saja?
Lalu ia meludahi muka Ali. Mulanya Ali menjadi marah, tetapi kemudian dia mengangkat kakinya dari dada orang itu dan menarik pedangnya.
Aku bukan musuhmu”. Ali menjawab. “Musuh yang sebenarnya adalah sifat-sifat buruk yang ada dalam diri kita. Engkau adalah saudaraku, tetapi engkau meludahi mukaku. Ketika engkau meludahi aku, aku menjadi marah dan keangkuhan datang kepadaku. Jika aku membunuhmu dalam keadaan seperti itu, maka aku akan menjadi seorang yang berdosa, seorang pembunuh. Aku akan menjadi seperti semua orang yang kulawan. Perbuatan buruk itu akan terekam atas namaku. Itulah sebabnya aku tidak membunuhmu.”
Kalau begitu tidak ada pertempuran antara kau dan aku? ” orang itu bertanya.
Tidak. Pertempuran adalah antara kearifan dan kesombongan. Antara kebenaran dan kepalsuan“.
Maka dengan segera orang itupun tersungkur di kaki Ali dan kemudian mengikrarkan dua kalimat syahadat. Subhanallah…

Rasulullah Muhammad saw adalah seorang yang mudah berkomunikasi dengan siapapun, senantiasa berlaku sopan, lemah-lembut, sabar dan tidak pernah marah walau disakiti. Rasulullah menganjurkan kepada para sahabat untuk menahan diri dari rasa marah, agar bersabar dan saling memaafkan. Seseorang yang dapat menguasai rasa marah akan menemukan nilai kehidupan tertinggi. Nilai kehidupan ini sepadan dengan “ jihad spiritual ”. Maka siapapun yang berhasil dalam jihad ini maka ia akan mampu menguasai diri dari nafsu dan segala godaan dunia yang mengepungnya. Bila pada amalan-amalan lain Allah SWT menjanjikan pahala hingga 700 kali lipat maka tidak demikian dengan sabar. Allah SWT menjanjikan pahala tanpa batas bagi orang-orang yang mampu menahan kesabaran.
Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS.Az-Zumar(39):10).
Namun wajah beliau akan berubah merah padam bila melihat atau mendengar kemungkaran atau hak-hak Allah diinjak-injak dan dihina. Ali bin Abi Thalib RA berkata: “ Rasulullah tidak pernah marah untuk hal duniawi. Beliau marah karena kebenaran. Tidak seorangpun yang mengetahui kemarahannya. Kemarahannya terhadap sesuatu pasti mendatangkan kemenangan baginya.”.
Abu Dzaarr RA meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah bersabda :” Jika salah seorang diantara kalian marah dan ia dalam posisi berdiri, maka hendaknya ia segera duduk, maka kemarahannya akan hilang. Namun jika kemarahan itu tidak reda, maka hendaknya ia berbaring”.
Rasulullah melarang orang dalam kondisi seperti itu untuk memutuskan suatu perkara ( hukum). Dari Abu Bakar RA, ia mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah bersabda : “Janganlah seseorang diantara kalian menentukan suatu hukum pada kedua pihak yang sedang berselisih dalam keadaan marah”.
Rasulullah juga menganjurkan para sahabat agar berwudhu’ untuk mengendalikan emosi kemarahan. Diriwayatkan dari Urwah bin Muhammad as-Sa’di RA, Rasulullah bersabda : “ Marah itu berasal dari setan, setan itu diciptakan dari api. Adapun api dapat dipadamkan dengan air, maka jika seseorang diantara kalian marah, hendaknya segera berwudhu’.” Hadis ini menguatkan kebenaran ilmu kedokteran yang menyatakan bahwa air dingin dapat meredakan tekanan darah karena emosi, sebagaimana air dapat meredakan ketegangan otot dan syaraf. Oleh karena itu, mandi dapat dijadikan penawar untuk mengobati penyakit kejiwaan.
Disamping itu, Rasulullah juga terbiasa menganjurkan para sahabat yang sedang dikuasai rasa amarah untuk mengalihkan perhatian pada aktifitas lain yang memungkinkan seseorang lupa akan rasa amarahnya ataupun merasa lelah sehingga ia tidak lagi memiliki tenaga untuk melampiaskan kemarahannya. Namun Rasulullah juga bersabda, seorang yang mengaku dirinya mukmin, tidak cukup dikatakan mukmin sejati bila ia tidak dapat merasakan beban penderitaan saudaranya sesama Muslim.
Kamu akan melihat kepada orang-orang Mukmin itu dalam hal kasih-sayang diantara mereka, dalam kecintaan dan belas kasihan diantara mereka adalah seperti satu tubuh. Jika satu anggota tubuh itu merasa sakit maka akan menjalarlah kesakitan itu pada anggota tubuh yang lain dengan menyebabkan tidak dapat tidur dan merasakan demam.”  (HR Bukhari).
 Rasulullah saw bersabda : 
"Tidak halal bagi seorang muslim memutuskan hubungan dengan saudaranya lebih dari 
tiga hari, keduanya bertemu tidak saling menyapa, sebaik-baik di antara kedua nya 
adalah yang memulai salam." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku` dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu’min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar”.(QS. Al-Fath (48): 29).
Begitu banyak peristiwa buruk yang menimpa kaum Muslimin, tersentuhkan hati ini?Adakah perasaan senasib sepenanggungan dalam hati ini? Dapatkah kita ikut merasakan penderitaan saudara-saudara kita yang tertindas di tanah airnya sendiri di Palestina? Bagaimana pula perasaan ini ketika sejumlah orang Barat melecehkan Rasulullah dengan kartun-kartunnya itu ? Dapatkah pula kita merasakan bagaimana sakit hatinya Rasulullah dan para sahabat masa lalu yang begitu gigih memperjuangkan tegaknya agama Allah sehingga akhirnya detik ini kita dapat merasakan nikmat serta indahnya Islam namun ternyata dengan santainya seorang Gulam Mirza Ahmad, pendiri ajaran Ahmadiyah itu merusak dan mengacak-acak ajaran ini? Cukupkah kita hanya mengatakan : ” Bersabarlah ..”. Sudah betulkah ini sikap sabar yang dikehendaki Allah dan Rasul-Nya??
” Barangsiapa diantaramu yang melihat kejelekan maka rubahlah dengan tangannya. Maka jika tidak sanggup maka rubahlah dengan perkataanya. Dan jika tidak sanggup rubahlah dengan hatinya, dan itulah yang paling lemah imannya.” (HR Bukhari – Muslim).

Senin, 04 Juli 2011

Arti Sebuah Janji

janji itu tampak seperti satu hal yang terucap dan terdengar, serta tertanam dalam hati, di dalam jiwa, aku telah mendengar dan janji itu tertanam di hati, bahkan tumbuh menjadi sebuah ikatan dan komitmen, janji itu terdengar nyata dalam mata ini, dan terlihat nyata dalam telinga ini, janji adalah janji, tidak mengenal ikatan, atau keputusan, karena janji tidak bergantung pada apapun, karena janji, semua orang berusaha, untuk menepatinya, menyelesaikannya, dan melupakannya.

jika kau seorang manusia yang benar mempunyai hati dan jiwa. fikirkanlah setiap kata yang terucap sebelum itu menjadi janji bagi dirimu atau orang lain, tapi memang dengan jelas. YA. dengan jelas, jika kau tidak menganggap dirimu sendiri adalah manusia. Tak perlu menunggu. akan ada saat kau menyakiti orang lain. karena kau tidak mau menepati janji itu. bahkan melupakannya. jika memang itu kau. kau telah melukai aku.

Minggu, 26 Juni 2011

Tipe Cewek Idaman Raden Ricky Hadi Kusuma

1. Cewek yang selalu berpikir positif
Cewek yang selalu ceria saat ketemu cowoknya dan mampu membuat setiap acara kencan jadi lebih berkesan. Cewek tipe ini, meskipun enggak terlalu cantik, bakal dianggap sebagai sesuatu yang tak ternilai. Setiap cowok yang menjadi pasangannya akan merasa berharga dan dicintai.
2. Cewek Baik Budi
Hampir semua cowok menyenangi cewek yang baik budi. Bagi mereka, itu lebih berharga dari pada materi. Mereka kagum pada cewek yang menunjukkan perhatian dan kepedulian pada hubungan mereka. Keluarganya, teman-temannya dan lingkungannya
3. Cewek Sensual
Tipe cewek ini punya daya pikat yang luar biasa. Mereka enggak pernah dengan sengaja menggunakan daya tarik seksualnya untuk memerangkap cowok, tetapi secara alamiah para cowok tertarik kepada mereka. Kalau lo enggak termasuk dalam tipe ini, jangan maksain diri, nanti malah dikira cewek ganjen!
4. Cewek Terus Terang
Tipe cewek ini tahu bagaimana berkomunikasi. Hal itu membuat cowok enggak perlu menebak-nebak isi hatinya. Para cowok mudah menyesuaikan sikap dengannya.
5. Cewek Mandiri
Tipe cewek yang membutuhkan kehadiran cowok, tetapi enggak tergantung padanya. Cowok merasa aman karena merasa enggak bakal disalahkan jika ada sesuatu yang enggak beres dalam hubungan mereka.
6. Cewek Pede
Cewek yang mencintai dan yakin pada diri mereka sendiri. Cewek seperti ini enggak membutuhkan perhatian dan sanjunan terus menerus, membuat cowok merasa nyaman dan betah bersamanya.
7. Cewek Yang Cerdas
Kecerdasan ibarat pancaran cahaya yang memukau siapa saja. Cewek tipe ini memiliki magnet yang kuat bagi orang di sekitarnya. Kepribadiannya membuat cowok-cowok berlomba menjadi kekasihnya.
8. Cewek yang Enggak Matre dan Mau Nerima Apa Adanya.
Tipe cewek yang seperti ini sangat oleh di kagumi para cowok. Para cowok akan menaruh hormat atas sikap si cewek yang enggak silau dengan uang yang dimiliki pasangannya. Cowok biasanya justru akan dengan sukarela memberikan suatu yang dimiliki, berapa pun nilainya. Mereka juga bisa menerima apa adanya keadaan cowoknya, saat si cowok dalam keadaan apapun (entah kaya atau miskin), si cewek bisa nerima apa adanya dan tetap ada di samping si cowok.
9. Cewek Setia
Kesetiaan adalah salah satu inner power yang punya getaran dan pengaruh yang kuat dalam jangka panjang. Cewek setia hamper selalu membuat cowok takluk karena merasa hormat padanya. Bentuk kesetiaan bukan semata-mata enggak berpaling ke cowok lain. Melaikan tetap bertahan di sisi pasangannya dalam keadaan terburuk sekali pun.
10. Cewek Ramah
Senyum memberi kehangatan tersendiri bagi cowok. Senyum hangat yang dipadu dengan kecerdasan dan ketulusan, merupakan ramuan diri keramahan yang sangat disukai oleh semua cowok. Di dekat cewek ramah, cowok merasa tenteram seperti berada di dekat ibunya.
11. Cewek Humoris
Cowok sangat senang pada cewek yang penuh canda. Bersama cewek yang humoris, mereka selalu merasa rileks sebab humor-humor cerdas memancarkan kehangatan yang khas pada diri mereka. Selain itu, selera humor yang tinggi akan membuat cewek tampak selalu ceria dan menyenangkan.
12. Cewek Fleksibel
Umumnya, cowok paling enggak suka dengan cewek yang keras kepala dan Cuma menuruti keinginannya sendiri. Bukan karena mereka mau dihormati, tetapi mereka merasa eneg dengan cewek yang enggak peduli dengan orang lain. Cewek yang enggak tanggap terhadap lingkungan dan alergi terhadap sesuatu yang baru.
Satu hal yang sering terjadi pada “Cewek kaku” adalah langsung cemberut bila tiba-tiba rencana berubah. Para cowok akan merasa bete dan justru semakin berlaku otoriter jika itu terjadi.
13. Cewek Jujur
Para cowok sangat senang dengan cewek yang enggak panuh kepalsuan. Mereka sangat hormat pada cewek yang enggak menutupi keberadaan dirinya dengan kemewahan atau keramahan yang dibuat-buat. Para cowok juga akan terpesona pada cewek yang bersikap wajar dan apa adanya, serta cewek yang pandai menyatakan apa yang ada dalam pikirannya.
14. Cewek dengan bentuk badan bagus
Yang ini sudah menjadi hal yang lumrah. Hampir seluruh cowok pasti suka dengan cewek bertubuh indah. Mereka suka cewek yang sintal dan berisi. Ukuran payudara besar memang suka menjadi topic pembicaraan kalau para cowok lagi ngobrol soal cewek. Namun, sesungguhnya, mereka enggak mendambakannya sebagai hal yang utama. Mereka juga enggak menyukai cewek yang kelewat feminim yang sangat terpengaruh oleh tren mode.
15. Cewek Hemat
Cowok sangat enggak suka dengan cewek yang boros. Akan tetapi, bukan berarti mereka menyukai cewek yang pelit. Mereka sangat menyayangi cewek yang pandai dan bijak menentukan pengeluaran. Mana yang harus dihemat, mana yang memang harus di los. Cowok yang tetap memberi tempat istimewa bagi cewek yang boros pertanda sungguhnya mereka hanyak menginginkan fisik saja.

Minggu, 19 Juni 2011

Menghitung Jarak Tahun Cahaya

Tahun cahaya (bahasa Inggris:light year) adalah satuan panjang yang didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam satu tahun melewati ruang hampa udara. Istilah tahun yang digunakan untuk perhitungan adalah tahun Julian yang mempunyai 365,25 hari atau 31.557.600 detik. Kadang kala rata-rata tahun tropis 31.556.925,9747 detik digunakan. Karena cahaya menempuh kecepatan 299.792.458 meter per detik (m/s) dalam ruang hampa udara, maka dengan menggunakan tahun Julian, satu tahun cahaya sama dengan 9.460.730.472.580,8 kilometer (5.878.625.373.184 mil).

undefined


Cahaya dalam 1 detik menempuh jarak 300.000.000 meter
Sekarang coba di hitung :
1 tahun = 365 hari
1 hari = 24 jam
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik
Maka, 1 tahun = 31536000 detik
Jarak 1 tahun cahaya = 31536000 detik x 300.000.000 meter/detik =
9,4608 × 1015 meter




Satuan SI dari besaran panjang adalah meter. Selain satuan SI ini, besaran panjang juga memiliki banyak satuan yang lain seperti inci, kaki, yard, mil, dan tahun cahaya. Satu inci kira-kira sama dengan jari-jari bola ping-pong. Satu kaki kira-kira sama dengan jarak satu langkah. Satu mil kira-kira sama dengan empat kali keliling lapangan sepak bola.

Lalu sepanjang apakah jarak 1 tahun cahaya itu ?

Untuk dapat membayangkan jarak 1 tahun cahaya, pejamkanlah matamu sejenak . Bayangkanlah kamu berada dalam pesawat yang kecepatannya sama dengan kecepatan cahaya yakni 300.000 km per sekon.

Ini berarti dalam satu kedipan mata, kamu yang sebelummnya berada di Banda Aceh akan sampai di Papua. Dalam satu menit kamu telah mengelilingi bumi sebanyak tujuh kali. Dan dalam waktu lima menit kamu telah tiba di matahari. Sekarang bayangkanlah benar-benar, seolah-olah kamu sedang berada di dalam pesawat ruang angkasa. Hari berganti hari,bulan bergani bulan, sampai genap satahun kamu berkendaraan. Alangkah jauhnya jarak yang telah kamu tempuh. Itulah jarak satu tahun cahaya!


Sekarang marilah kita gunakan satuan tahun cahaya ini untuk membayangkan besar dari jagad raya.Jagad raya ini berisikan bintang-bintang yang berkelompok dalam gugusan yang disebut galaksi.


Setiap galaksi beranggotakan bintang-bintang dalam jumlah yang amat banyak, dari ratusan ribu hingga miliaran bintang. Garis tengah suatu galaksi bervariasi dari sekitar 10.000 tahun cahaya hingga lebih dari 100.000 tahun cahaya, sedangkan jarak antara dua galaksi yang berdekatan bias mencapai jutaan tahun cahaya. Padahal di jagad raya ini diperkirakan terdapat ratusan miliar galaksi. Dapat kamu bayangkan, betapa luasnya jagad raya ini! Lalu , bagaimanakah posisi planet bumi di dalam jagad raya ini? Bagaimana pula dengan kita, manusia-manusia yang hidup diatasnya?
Keberadaan bumi di jagad raya ini bagaikan sebutir pasir yang melayang di tengah gurun pasir yang maha luas.


Adakah Sang Pencipta, yang telah menciptakan jagad raya yang maha luas ini, betapa kecilnya arti keberadaan kita kita agar kita sadar bahwa sungguh tak pantas bagi kita untuk berlaku sombong di muka bumi. Agar kita sadar bahwa sudah sepantasnyalah kita merendahkan diri di hadapan-Nya.

Sabtu, 18 Juni 2011

10 Trik Mengatasi Sakit Hati Karena Putus Cinta

Setiap orang memiliki perasaan, khusus kaum remaja ketika mereka melihat cowo/cewe yang mereka suka, mereka akan merasakan getaran-getaran cinta yang menggebu-gebu, apalagi jika mereka sudah pacaran, mereka tidak perduli dengan apa yang orang lain katakan tentang mereka sehingga ada yang bilang dunia bagaikan milik mereka, insan yang sedang di mabuk asmara.
Namun jika sudah terucap kata putus, semua perasaan senang, suka, cinta, bahagia, atau yang lainnya pun sirna atau hilang begitu saja, yang tersisa hanyalah benci dan rasa sakit hati yang mendalam. Agar tidak berlarut-larut dalam keadaan patah hati, berikut 10 tips agar tidak sakit hati saat sedang putus cinta
1. Hang-out dengan teman-teman Anda.
Kini Anda bebas kembali tanpa ada kewajiban lapor atau dilarang pergi, dan bersama teman, Anda akan melupakan semua masalah dengan si dia.
2. Yakinkan diri Anda bahwa si mantan bukansatu-satunya orang yang bisa membahagiakan Anda. Masih banyak orang lain yang lebih cocok tanpa harus menyakiti Anda seperti dia.
3. Kenakan baju bernuansa hijau. Menurut teori terapi warna, hijau selalu diasosiasikan dengan hati, dengan memakai pakaian hijau perasaan Anda akan mendapat energi yang diperlukan.
4. Singkirkan semua barang yang berkaitan dengannya. Mulai dari foto, surat cinta, shaver dia yang ketinggalan, sampai dengan teddy bear bertulisan I Love U pemberiannya.
5. Memakan coklat lezat favorit Anda, dapat menjadi semacam vaksin. Setiap gigitan coklat Anda memberikan phenylethylamine, semacam zat kimia yang keluar saat Anda jatuh cinta.
6. Ucapkan mantera sakti Anda setiap pagi setelah bangun tidur. Kalimat seperti, Saya tak butuh pria macam dia`atau saya tidak butuh perempuan macam dia. ini adalah terapi diri yang manjur.
7. Beri napas untuk diri sendiri. Hari ini berikan dispensasi untuk menangis jika ingin menangis (untuk pria, tidak perlu malu untuk menagis karena menangis adalah sifat alamiah manusia), melakukan hal yang ingin Anda lakukan. Tapi ingat, batasi maksimal 24 jam saja.
8. Sounds clich, but it works! Tanamkan di kepala Anda, soulmate Anda yang sesungguhnya dan lebih baik dari dia telah menanti di luar sana.
9. (untuk wanita) Get the new fresher look! Pergilah ke salon, mengganti model atau warna rambut dan membuat penampilan Anda lebih segar. Tak akan ada yang menyangka Anda sebagai si gadis patah hati.
10. (untuk wanita) Some exercise will help. Menurut physical trainer Amerika, Kathy Kaehler, gerakan senam dapat merangsang hormone yang bisa membuat Anda merasa nyaman. Selaraskan gerakan senam dengan lagu-lagu yang membangkitkan semangat seperti Independent woman yang dinyanyikan oleh Destinys Child atau I will survive-nya Gloria Gaynor.
Tadi itu adalah 10 tips agar para remaja tidak terlalu lama merasakan sakit hati karena di tinggal pacar kalian yang telah membuat kalian patah hati. Segera buka hati anda lagi untuk menjemput pujaan hati yang baru, yang lebih baik dari yang sebelumnya. Semoga tips ini bermanfaat.